Ujicoba aplikasi jam pintar Samsung Galaxy S3

Ujicoba aplikasi jam pintar Samsung Galaxy S3
Smartwatch Samsung Galaxy S3 yang diuji coba dengan aplikasi TaskWatch untuk meningkatkan kinerja karyawan
Satu lagi aplikasi jam pintar Samsung Galaxy S3 yang diperagakan dan dapat membantu petugas kebersihan toilet dengan tepat waktu di pelabuhan udara Northern Kentucky di Cincinnati Amerika Serikat. Ini merupakan percobaan terakhir yang dilakukan selama empat bulan apabila pelanggan membutuhkan layanan yang cepat dan tepat waktu.


Ujicoba yang dilakukan di bandara tersebut adalah ada 150 pelanggan yang melewati kamar kecil dan mereka mengirimkan pesan ke petugas kebersihan di toilet yang mereka lewati serta dimana posisi toilet yang memerlukan pelayanan. Aplikasi ini dinamakan TaskWatch oleh Samsung Hipaax. Ada sensor Bluetooth yang dipasang dipintu kamar kecil yang dapat mengirim pesan atau sinyal kepada petugas kebersihan sementara bluetooth juga menghitung pengguna.

Petugas kebersihan yang dipasangi dengan samartwatch ini akan mendapat tugas membersihkan yang dibutuhkan apabila seseorang yang membutuhkan pelayanan dengan mengklik smartwatch yang dipasangi pada petugas tersebut. Setiap job yang mereka selesaikan akan mendapat point reward berdasarkan jumlah pekerjaan yang mereka selesaikan. Program tersebut sudah dimulai sejak oktober lalu dengan ujicoba terhadap enam karyawan.

Jelas dengan aplikasi Taskwatch dapat dilihat waktu nyata terhadap kunjungan kamar kecil yang sangat bervariasi dan tergantung kepada kedatangan dan keberangkatan penerbangan. Hal ini jauh lebih effisien daripada menggunakan cara lama seperi mencatat seperti yang sudah dilakukan selama ini. Penggunaan smartwatch membuat karyawan semakin gesit dalam menjalankan tugas rutinitas sehari-hari.

Percobaan pada awalnya menggunakan koneksi Wi-Fi  smartwatch yang sudah tersedia sebelumnya, lalu juga beralih ke koneksi sellular untuk jam tangan Gear S3 sehingga jaringan semakin luas dan tingkat kepuasan semakin tinggi. Secara resmi aplikasi TasWatch dan smartwatch akan diluncurkan pada 2018. Layanan ini diharapkan juga menambah fitur-fitur yang lain yang membutuhkan pelayanan darurat.

Hal yang sama juga dicoba untuk restoran dan rumah makan. Pelayan yang menggunakan smartwatch membuktikan pelayanan kenaikan makanan yang disajikan naik rata-rata sebesar 7% dalam pendapatan harian mereka. Percobaan itu dilakukan selama empat bulan di lokasi Buffalo Buffalo Wings yang juga berakhir pada bulan Oktober yang lalu. Para mamajer dan staft juga menggunakan smartwatch dan pemilik perusahaan tersebut menyatakan puas dengan peningkatan kinerja mereka dengan menggunakan smartwatch.

Aplikasi TaskWatch di restoran memberitahukan server saat tamu duduk, dan jika tidak ada pelayan yang datang setelah waktu tertentu, seorang manajer dapat diberitahu. Peringatan dibuat saat meja siap dibersihkan dan tugas lainnya, seperti notifikasi digital saat seorang manajer mengunjungi meja untuk menyambut tamu.



Cara kerja aplikasi TaskWatch di restoran tersebut memberitahu server saat tamu mulai duduk. Smartmatch akan memberitahu kepada manajer jika tidak ada pelayan yang datang. Peringatan juga harus dengan cepat dibersihkan dengan membuat notasi digital jika tamu mau pergi dan seorang manajer datang ke meja untuk menyambut tamu.

Ketepatan waktu dan pelayanan yang cepat dan memuaskan akan mendapat tip yang lebih tinggi kepada karyawan. Ini adalah cara untuk memotivasi karyawan memberikan pelayanan mereka yang terbaik dan memberi nilai yang positif terhadap perusahaan oleh costumer mereka dan berharap lebih sering kunjungan terhadap restoran tersebut.

Lalu bagaimana jika menggunakan smartphone atau tablet? Dari contoh diatas penggunaan smartwatch jelas lebih effisien karena penggunaan hanya pada pergelangan pada tangan sehingga karyawan lebih bebas melakukan aktifitasnya demikian yang dikatakan oleh pengembang aplikasi ini pendiri Hipaax yaitu Godfrey dan Bharat Saini, CTO. Penggunaan aplikasi ini akan dijual kepada pengguna dikenakan biaya bulanan dan setiap smartwatch Samsung harganya sekitar $300.

Penggunaan smartwatch di toilet bandara lebih menarik perhatian dan memicu petugas kebersihan untuk berkompetisi diantara mereka dalam membersihkan toilet dengan point rewatd yang diperoleh dan banyaknya reward juga mendapat promosi ke jenjang yang lebih tinggi.

Yang jelas bahwa Samsung telah memberikan cara melakukan pekerjaan dengan benar dan lebih effisien sehubungan dengan aplikasi pada smartwatch sehingga juga membutuhkan sistem nirkabel yang lebih besar.

Samsung akan mencatat semua kegiatan yang dilaksanakan seperti pekerjaan rutin secara digital seperti waktu yang dibutuhkan untuk melayani pelanggan sehingga akan meningkat kinerja para karyawan secara keseluruhan. Dengan kesuksesan ujicoba yang dilaksanakan dalam waktu tidak lama lagi akan membuat hal yang sama untuk karyawan setiap perusahaan sehingga kinerja nya semakin meningkat dan aktivitas mereka dengan mudah dipantau oleh pimpinan mereka.

Kemampuan lain dari Samsung adalah menyediakan geo-encing pada jam tangan. Hal ini berkaitan dengan jika seseorang pekerja berjalan keluar dari pekerjaan mereka saat itu dan memakai smartwatch dan hal itu juga dapat diatur sepenuhnya. Aplikasi TaskWatch juga dapat dininaktifkan.

Ini adalah gambaran sekilas penggunaan smartwatch Samsung dengan aplikasi TaskWatch yang dapat meningkatkan kinerja lebih baik dan effisien sehingga diharapkan akan menggunakan jam tangan pintar ini dengan aplikasinya yang juga akan berkembang dimasa yang akan datang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Lihat juga di Facebook